Fee Proyek Dinas Pendidikan Kembali mengemuka di SMPN I Mapsu

TAKALAR – Mendapatkan pekerjaan cukup menguras tenaga, pikiran dan materi. Apalagi kerjaannya bersentuhan dengan pemerintah seperti urusan proyek misalnya. Sedari awal keinginan mendapatkan paket kerjaan, kesiapan “berkomitmen” hal wajib dilakukan bagi pencari kerja selain kedekatan dengan pemberi proyek.

Kepsek SMPN I Mapsu

Kronologi perolehan pekerjaan dimaksud terjadi di Dinas Pendidikan melalui pekerjaan pembangunan gedung sekolah di SMPN I Mappakasunggu (Mapsu) di Kunjung.

Di sekolah tersebut, pihak sekolah yang menswakelolakan pekerjaannya membangun kesepakatan dengan pihak rekanan yang akan berkegiatan. Tak tanggung, nilai persen yang diminta hingga disepakati sebesar 31 persen dengan klasifikasi 17 persen masuk di Dinas dan 14 persen untuk sekolah.

“Itu tidak benar dan lagian pekerjaan belum selesai,” tampik Kepsek SMPN I Mapsu, Amiruddin yang dihubungi Senin kemarin (28/11).

Bahasa mirip juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan yang menegaskan kalau tidak ada namanya “Fee” di Dinas Pendidikan. “Mohon maaf, tidak ada istilah fee di dinas pendidikan. Dan terima kasih informasita, Insya Allah kami akan tidak lanjuti,” janji Kadis.

Sementara sumber Trialief menegaskan kalau dirinya yang mendengar langsung penyampaian kepsek ke rekanan kalau harus ada 17 persen ke Dinas dan 14 persen untuk di sekolah. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *