Kasat Res Janji Jadi Ketua Tim Kasus Pembakaran Mobil

TAKALAR – Menunggu setahun lebih kasus pembakaran mobil di BTN Bontomatae’ne hingga dua kali BAP tak ada kejelasan statusnya, keluarga korban dibantu mahasiswa mendatangi Polsek Pattallassang dan Polres Takalar dengan aksen aksinya.

Kehadiran mereka selain mempertanyakan kasus yang tak kunjung ada muaranya, para pengunjuk rasa juga meminta agar penyidik yang merupakan Kanit Res Polsek Pattallassang, Hamka di nonjob karena dinilai tak mampu.

Bahkan korban sendiri mentengarai adanya main mata penyidik dengan oknum yang harusnya sudah dimintai keterangan. “Hasil forensik saja sampai kami turun jalan belum pernah diperlihatkan pihak penyidik,” ungkap korban pbakaran, Muh. Yamin Dg Kawang.

Selain itu, saya sebagai korban sudah dua kali di berita acarakan pemeriksaannya (BAP) tapi tak ada hasil karena penyidiknya tidak berbuat apa-apa.

Kami hadir bersama keluarga dan teman mahasiswa sebagai bentuk keprihatinan untuk mempertanyakan dua kali hasil BAP.

Sementara Kasat Reskrim mendampingi Wakapolres Takalar saat menerima para pengunras menyampaikan, akan menindak-lanjutkan persoalan ini.

“Saya sendiri yang akan jadi Ketua Tim pengusutam kasus pembakar mobil ini,” janji Kasat Res didepan pendemo yang didengan langsung Waka Polres. (c)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *