Mahasiswa Studi Kefarmasian UIM Harus Tampil Cerdas

MAKASSARDekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UIM, Guntur Yusuf memberikan apresiasi dan support kepada seluruh mahasiswa Program Studi Farmasi UIM. Ungkapan itu disampaikan pada acara seminar yang digelar Himpunan Mahasiswa Farmasi (Himafar) Universitas Islam Makassar (UIM) yang dihadiri berbagai kampus di Makassar di Auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar. 

Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu’mang resmi membuka Seminar Kefarmasian yang diikuti ribuan mahasiswa UIM dan Perguruan Tinggi lainnya.

Majdah berharap kepada mahasiswa farmasi UIM untuk selalu tampil ke masyarakat dan memberikan solusi-solusi cerdas terkait dengan kefarmasian, khususnya vaksin sehubungan banyaknya muncul vaksin-vaksin palsu.

“Saat ini vaksin menjadi kebutuhan hidup orang banyak, mulai dari bayi membutuhkan vaksin, mau naik haji butuh vaksin. Olehnya itu mahasiswa Farmasi UIM harus tampil memberikan ide-ide cerdas kepada masyarakat luas,”imbuhnya.

Selain selaku Rektor dan seluruh civitas akademika sangat mendukung kegiatan mahasiswa untuk mengangkat isu-isu kekinian karena menyangkut kehidupan orang banyak. Kepala Bagian Pengemasan PT Biofarma Mekanisme pembuatan vaksin, Yudha Bramanti menjelaskan, vaksin adalah antigen yang berisi virus/bakteri yang telah dilemahkan, kemudian dimasukkan kedalam tubuh untuk merangsang timbulnya kekebalan terhadap penyakit tertentu.

“Apabila vaksin dalam tubuh kita sudah berfungsi maka penyakit yang akan masuk kedalam tubuh dicegah dan membantu anti bodi yang ada didalam tubuh” tutupnya. (marf/R)