Melawan, Pengedar Barang Haram di Tembak

MAKASSAR – Peredaran barang haram (narkoba) di Makassar, Sulsel sudah bukan lagi persoalan baru, tetapi menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Rabu lalu sekitar pukul 23.00 wita, seorang bandar narkoba di Makassar berinisial RL (31) ditembak di bagian kaki lantaran melawan polisi saat hendak diringkus.sekitar pukul 23.00 Wita.

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar awalnya menangkap RL di Jl Recing Center yang tak jauh dri rumah tersangka. Namun saat hendak diringkus, RL melakukan perlawanan hingga betis kaki kanannya dilumpuhkan dengan peluru timah panas.

Selanjutnya, tersangka RL dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan tim medis. Usai mendapatkan pertolongan tim medis, RL pun dibawa menunjukkan kawanannya di Jl Kumala.

Di tempat ini, polisi meringkus empat rekan tersangka masing-masing berinisial HD (28), RR (41), RZ (30) dan RD (23) sedang pesta sabu.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin mengatakan, kelima tersangka ditangkap di dua tempat berbeda. Salah seorang dari lima tersangka terpaksa ditembak kakinya karena melawan polisi.

“RL selaku bandar sabu yang sudah tiga bulan jadi incaran polisi. Dari rumah tersangka RL, polisi menyita barang bukti 3 paket sabu dan 1 buah timbangan digital. Sedangkan 4 tersangka lainnya ditangkap saat berpesta sabu di sebuah rumah. Di pesta sabu ini, polisi menyita 2 paket sabu berukuran sedang dan sebuah alat hisap sabu (bong),” katanya, Kamis (26/1/2017).

Burhanuddin menambahkan, kelima tersangka telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut. Kemungkinan, lanjut dia, dari pemeriksaan kelima tersangka, polisi bisa mendapat informasi tentang jaringan narkoba di Makassar. (mun/R)