Saling Lapor Hingga Saling Tarik Laporan Warnai Polemik LSM Intai…?

TAKALAR – Beberapa pecan lalu, satu enjel pemberitaan di borong habis sejumlah media yang diperkuat laporan Koalisi LSM di Polres Takalar terkait pencemaran nama baik yang tertuju ke LSM Intai dan tudingan pemerasan terhadap tiga media online.

Diperjalanan proses laporan, terlapor (LSM Intai red.) kemudian mempublish pernyataannya menantang Sekda untuk adu data. Namun seiring waktu, kelanjutan laporan di dua kubu ini mendadak senyap dan tidak lagi dimediakan perkembangan kasusnya.

Alhasil, Minggu sore kemarin (24/4) secara tak sengaja bertemu seseorang di salah satu café dalam lingkup pasar sentral. Aktivis yang terbilang cukup dekat dengan Sekda ini mengungkap dan menceritakan proses hokum dengan LSM Intai. “Tidak lanjutmi itu persoalan,” ungkap Asman Putra Surya memulai pembicaraan.

Kata dia, dua yang berseteru dan saling melapor sudah selesai dengan saling menarik laporannya.

Sekedar diketahui, seperti dihebohkan LSM Intai melaporkan dugaan korupsi alsintan di kejaksaan tahun lalu. Sementara pihak terlapor (Sekda red.) yang dibersamai Koalisi LSM Takalar melapor balik di Polres dengan tudingan pencemaran nama baik dan adanya tindak pemerasan yang dilakukan LSM Intai dan media online.  

Sementara dua institusi penegak hukum yakni kejari dan polres hingga informsi ini tayang, belum ada konfirmasi terkait penarikan laporan. Begitu juga pihak LSM Intai belum ada kontak untuk mengklarifikasi perihal kabar penarikan laporannya.

Namun Asman menegaskan kalau tarik laporan itu jelas karena dirinya merupakan bagian yang mendampingi saat pelaporan.  (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *