DaerahPendidikanPeristiwaTAKALAR

Server LPSE Diaktifkan di Akhir Masa Penawaran

‘Hebat dan sangat pengalaman’ kalimat ini cukup bersinergi dengan fakta yang tengah terjadi di area layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) dalam lingkup Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Takalar.

TAKALAR – Seperti diberitakan sebelumnya, server LPSE ditengah proses pemasukan penawaran lelang sejumlah paket proyek oleh oknum operator di ULP dimatikan (offline) kurun waktu Senin kemarin hingga pagi tadi, Selasa (9/6). Alhasil, pihak pengendali server akhirnya mengaktifkan tepat masa pemasukan penawaran tertutup.

Namun pemberlakuan ketentuan tersebut tidak dilakoni pihak ULP selaku operator LPSE, dan baru mengaktifkan kembali servernya setelah masa penawaran tertutup. “Harusnya ada perpanjangan waktu 10 jam lagi sesuai waktu matinya Server,” imbuh rekanan via whatsappnya ke trialief.

Informasi menyebutkan, masa (jadwal) pemasukan penawaran berlaku selama tiga hari dengan kiblat waktu jam kerja atau server boleh ditutup di waktu jam kerja berakhir.

Masalahnya kata dia, waktu matinya server semalam dari pukul 20.30 wita sampai jam 10 pagi ini dan baru diaktifkan. Itu membuktikan kalau proses persekongkolan pihak di LPSE dengan perusahaan yang cikal dimenangkan sudak konek dengan ketelitiannya.  “Nanti kita lihat endingnya, perusahaan siapa yang menang,” pungkasnya.   (cw)