DaerahHukumPeristiwaTAKALAR

Server LPSE Mati, Diduga Ada Konspirasi Proses Lelang

TAKALAR – Polemik lelang kembali menyeruak jelang kegiatan lelang sejumlah paket pekerjaan. Pasalnya, server di non-aktifkan sejak Senin kemarin hingga sekarang, padahal jelang pemasukan penawaran. Kondisi tersbut menggelisahkan kalangan pencari kerja (kontraktor).

Hingga pagi ini, server LPSE masih belum ada tanda bakal diaktifkan. Itu artinya, pemberlakuan lelang tertutup yang hanya diperuntukkan perusahaan tertentu dan berlaku diinternal LPSE atau panitia.

Offline-nya server kata rekanan, merupakan bukti adanya permainan dalam proses lelang yang menguntungkan pihak tertentu. “Itu sangat jelas adanya konspirasi persekongkolang di internal LPSE dengan rekanan yang akan dimenangkan,” kesal salah seorang kontraktor yang berusaha ikut menawar.

Keyakinan kemenangan optimisnya, tidak bakalan berpihak kepada perusahaan yang dijadikan mitra berkongkalikong ketika lelang terbuka dilakukan. “Kalau mau bukti, buka saja ruang LPSE untuk memberikan peluang kontraktor masukkan penawaran,” tantangnya.   (cw)