Soal Kades Bonsel Pecat Stafnya, Ini Kata Camat Bontonompo

GOWA – Soal pemecatan atau pemberhentian terhadap salah satu staf Desa Bontolangkasa Selatan (Bonsel), kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa berdasar surat pemberhentian yang dilayangkan Kades, Firman ke Nursyahrianti menuai tanya. Masalahnya, surat pemberhentian tersebut tidak ada satupun yang ditembuskan termasuk Camat. “Itu baru surat penyampaian ke yang tersangkut, jadi belum ada tembusannya,” kata Kades, Firman via celularnya.

Kades Bontolangkasa Selatan, Firman, SPd

Firman juga menampik kalau pemberhentian yang dilakukannya dikaitkan dengan prosesi pilkades hingga dikatakan ‘dendam’. “Tidak ada dendam politik, tapi pemberhentian itu dilakukan karena staf dimaksud malas dan tidak aktif,” katanya.

Sementara Kepala Wilayah kecamatan Bontonompo, M. Yasin Mallingkai menjelaskan, kalau pemecatan perangkat desa seharusnya melalui prosedural termasuk koordinasi dengan pimpinan. Kenapa, karena rekruitmen perangkat desa menggunakan anggaran Negara hingga Kepala Desa tidak boleh sewenang-wenang melakukan pergantian aparatnya.

Disampaikan Yasin, pemecatan yang dilakukan Kades Bontolangkasa Selatan terhadap aparatnya, itu cacat hukum. Karena pengangkatan aparatnya melalui SK Kades, bukan surat tugas seperti itu yang tembusannya juga tidak ke Camat. “Mungki pak Desa lagi emosional, hingga hal itu dilakukan,” pungkas putra mantan Ketua DPRD Kabupaten Gowa ini.   (cw)