Terkait Pengeroyokan di Alun Alun, Modulnya di Kabar ‘CSR’

TAKALAR – Peristiwa perkelahian yang melibatkan aktivis dan mahasiswa di Alun Alun, lapangan Makkatang Dg Sibali beberapa waktu lalu (Rabu, 24/11) jadi wahana perbincangan di Kota Takalar. Pasalnya, insiden tersebut di kabar terkait kencangnya pergerakan pengusutan dana CSR di Galesong Utara (Galut).

Informasi menyebutkan, salah satu oknum yang disebut-sebut terlibat di distribusi CSR tak bisa menerima pergerakan yang dilakukan sekelompok aktivis hingga melakukan aksi brutal dengan penyerangan di Alun Alun.

Di kutip dari PENASULSELSEL.COM, banyak saksi mata menyaksikan insiden perkelahian yang di kategori pengeroyokan terhadap tiga aktivis HMI di Alun-alun, Makkatang Dg Sibali waktu itu dan menyebut nama Ketua APDESI Takalar aktornya.

Di kejadian tersebut, ada tiga korban pemukulan yakni Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar Muhammad Kasim, bersama rekannya Asman dan Yusril. Ketiganya tidak memberikan perlawanan karena jumlah yang dihadapinya puluhan orang.   

“Selain saya, ada dua orang lagi yang ikut dikeroyok massa, termasuk Sekum HMI Cabang Takalar, kita sudah lapor ke Polres, kita tunggu tindak lanjutnya, harapannya kami adalah pelaku dan otak pengeroyokan harus ditangkap, bagaimanapun cara- cara premanisme seperti ini tak dibenarkan, apalagi dengan niat membungkam suara- suara kritis,” ungkap Asman.   (cw)