Tertimbun Reruntuhan, Bayi 14 Bulan Selamat Tanpa Luka

*    KEAJAIBAN ALLAH SWT

Meskipun tertimbun reruntuhan rumah berlantai dua, bayi 14 bulan tidak mengalami sedikitpun lecet ditubuhnya. Tidak ada luka ataupun goresan sedikitpun, padahal posisinya tepat berada dibawah bangunan yang ambruk. Keajaiban Allah, sebab kalau lihat posisi bekas ambrukan bangunan sangat luar biasa, mustahil untuk selamat.

Bayi 14 Bulan Selamat Tanpa Luka

Insiden yang menggergerkan warga Kampung Warungwaru RT 01 RW 04, desa Neglasari, kecamatan Nyalindung, kabupaten Sukabumi sekira pukul 09.40 WIB, Selasa (1/11) kemarin hangat perbincangan. Bukan penyebab dari kejadiannya, tetapi bagaimana balita berusia 14 bulan selamat dari reruntuhan. Padaha rumah runtuh itu berlantai 2 setinggi 5 meter tiba-tiba ambruk tak diketahui musababnya.

Informasi yang dihimpun detikcom, bayi bernama Aura Santika itu saat kejadian tengah berada di dalam kamarnya yang berada di lantai bawah sementara kedua orang tuanya berada di lantai atas menunggu warung.” Saya sedang membangun pos jaga tak jauh dari lokasi. Tiba-tiba terdengar suara kayak mobil tabrakan, disusul asap debu tebal menghalangi pandangan. Ternyata rumah tetangga saya ambruk, saya langsung mendekat ke lokasi,” kata Yatno (34) salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Pemilik rumah Ahyul Asnun dan istrinya langsung berteriak minta tolong, dan memberitahu jika bayinya berada di kamar bawah. ” Mendengar itu saya dan warga lainnya langsung mencari, ambrukan material bangunan pas ada di kamar. Tak lama saya mendengar ada suara tangisan bayi,” lanjut Yatno.

Beberapa warga kemudian bergotong royong mengangkat tiang penyangga rumah yang jatuh melintang. Menurut Yatno, tepat dibawah tiang penyangga itu ada bekas tempat penyimpanan buah-buahan. Bayi tersebut tepat dibawah tempat penyimpanan buah-buahan dan sekitar 20 menit berada dibawah reruntuhan.

“Tidak ada luka atau goresan sedikitpun, padahal posisinya tepat berada dibawah bangunan yang ambruk. Keajaiban tuhan saya rasa, sebab kalau lihat posisi bekas ambrukan bangunan sangat luar biasa, mustahil untuk selamat. Alhamdulillah,” tandasnya.

Salah satu relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi Asep Has menyebut balita itu sudah dibawa untuk diperiksa di Puskesmas. ” Tak lama setelah ditemukan bayi itu langsung dibawa ke puskesmas nyalindung untuk mendapatkan pertolongan medis lanjutan,” tuturnya. Anggota Koramil, Polisi dan relawan melakukan evakuasi material bangunan sisa reruntuhan.  (**/R)