Untung Ada Anggota TNI Hentikan Aksi Pengrusakan Sekolah

Pemuda Res (23) mengamuk dan merusak fasilitas sekolah di Sekolah Dasar (SD) Ciujung, Bandung. Aksi pengrusakan pemuda baru terhenti setelah datang anggota TNI. Informasi Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana, SD Ciujung berlokasi di Jalan Lapangan Supratman, Kota Bandung. SD tersebut terletak berseberangan dengan Markas Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Kodikltat TNI AD.

Aksi Pengrusakan SekolahMenurut Kompol Reny, pengrusakan terjadi pada Minggu (20/11) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian berawal saat RES mendekati penjaga sekolah, Oman, yang sedang menggembok gerbang. ” pelaku bertemu saksi pelapor (Oman) yang sedang menggembok gerbang,” kata Reny seperti dilansir detikcom.

Tersangka juga mengancam akan menembak saksi pelapor (Oman). Lantaran takut, Oman menghindar dan memilih lari ke dalam sekolah. Oman tidak sendirian, waktu itu ia ditemani Cece Karmin (53) yang sama-sama penjaga sekolah. ” Pelaku memanjat pagar depan. Kemudian mengambil kayu di halaman sekolah dan merusak serta menggulingkan etalase kantin dan memecah atau memukuli kaca-kaca jendela sekolah. Tercatat tiga belas kaca jendela pecah.

Kegaduhan terdengar hingga ke seberang jalan. Anggota TNI yang tengah jaga kemudian bergegas mendekati sumber keributan. “Tersangka ditangkap dan diamankan anggota TNI,” ungkap Reny.

RES langsung diboyong ke Mapolsek Bandung Wetan. Dia ditetapkan menjadi tersangka kasus perusakan barang dan ancaman kekerasan dan disangka melanggar Pasal 406 dan Pasal 335 KUHPidana. Polisi masih mendalami motif RES merusak sekolah tersebut. “Kerugian akibat kerusakan ini belum bisa ditaksir. Tadi penyelidik sudah ke tempat kejadian untuk mencari benda yang disebut-sebut mirip senjata api, tetapi benda tersebut belum ditemukan. Tersangka juga tidak mengakui membawa senjata api,” jelas Reny.  (*/R)