Bengkalai Proyek Irigasi D.I. Pamukkulu Dikeluhkan Warga PolSel
TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (PolSel), Kabupaten Takalar khususnya Kelurahan Canrego, Pa’bundukan dan Desa Cakura dikeluhkan. Pasalnya, proyek daerah irigasi (D.I) Pammukkulu ini belum diselesaikan sampai sekarang.
“Masih banyak bagian saluran yang belum dikerjakan atau sekitar dua kilo meter,” ungkap Bulukkunyi, Dg Rongrong.
Proyek bernilai hampir Rp30 miliar tersebut tambahnya, diduga belum diselesaikan sesuai rencana meski masa kontraknya telah berakhir sejak Desember 2025.
Nada kecewa juga disampaikan sejumlah warga di Polsel karena masih terdapat bagian saluran irigasi yang belum dikerjakan secara tuntas.
“Ada sekitar 2 kilometer saluran irigasi masih dalam kondisi belum dipasangi batu. Untuk Kelurahan Canrego – Pa’bundukang sekitar 1 km, Desa Cakura sekitar 50 meter dan Dusun Malammu, Kelurahan Bulukunyi sekitar 1 kilometer,” sebut Daeng Rate
Menurutnya, beberapa titik pekerjaan hanya sebatas penggalian saluran tanpa dilanjutkan dengan pemasangan batu gunung sebagai konstruksi utama irigasi.
“Masih ada kurang lebih 3,5 kilometer yang belum dipasang batu. Salurannya sudah digali, tetapi ditinggalkan begitu saja tanpa penyelesaian,” jelasnya.
Informasi sebutkan, proyek tersebut diketahui merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang dan dikerjakan oleh PT Jaya Etika Beton.
“Kondisi proyek sangat merugikan karena menghambat suplai air nantinya jika tidak dituntaskan,” pungkas Dg Rate. (cw)
