Perusda Lepas Pengelolaan Sampah Karena Tidak Komitmen

TAKALAR – Pengembalian pengelolaan sampah ke Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanaman (DLHP) bukan tidak beralasan, tetapi tidak sesuai komitmen awal.

“Nilai PAD dikesepakatan awal sebesar Rp.150 juta dan diperjalanan mendadak mengalami kenaikan hingga angka Rp.350 juta,” ungkap salah satu pengurus Perusda sore kemarin.

Padahal kata dia, semua sudah dilakukan meskipun tanpa adanya penyertaan modal yang diberikan. “Dari awal tak ada data yang dipegang hingga berupaya mendata dan sosialisasi,” terangnya.

Dijelaskan, sedari penyerahan Januari lalu, meski tak dilengkapi data bisa menghasilkan sekitar Rp.5 juta dan selanjutnya hanya bisa menutupi operasional.

Kepala Dinas LHP mengutarakan pembatalan kerjasama karena dua belah pihak tidak menguntungkan.

Sementara Direktur Perusda, Arianto membenarkan kalau pengelolaan sampah sudah dikembalikan ke Dinas karena tidak sesuai kepekatan awal.

“Target PAD sesuai kesepakatan Rp150 juta dan tiba-tiba naik hingga Rp.350 juta. Jelas kami tidak sanggup hingga kami kembalikan,” pungkasnya. (cw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *