Putusan HJB Inkraach, Tak Ada Alasan Golkar Tunda Proses PAW

Setelah melawati waktu dan penantian panjang, akhirnya putusan Mahkama Konstitusi (MA) terbit juga dan menetapkan H. Muhammad Jabir Bonto yang saat ini sedang menjalani hokum di LP Kelas IIB Takalar di Panaikang, Kecamatan Pattallassang.

TAKALAR – Seperti diberitakan sebelumnya atau masih dalam proses penantian putusan,  internal Partai Golkar masih saja belum memproses pengantian antar waktunya (PAW) dengan asumsi belum inkraach.

‘Menunggu inkraach pengadilan’ kata sekertaris DPD PG Kabupaten Takalar – SulSel, Ziaurrahman Mustari waktu itu di Gedung DPRD Takalar sesaat sebelum mengantarkan surat pengusulan restrukturisasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Padahal kader Golkar, H. Muh. Jabir Bonto yang juga Wakil Ketua DPRD Takalar ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan bahkan terdakwa kasus dugaan tindak pidana pergrusakan hutan di Kabupaten Takalar dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Saat ini, Petikan Putusan bernomor 90KJPid.Sus-LH2022, MA telah memutuskan HJB (59) alamat Borongkaramasa, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) menolak permohonan kasasi dari pemohon dan memperbaiki putusan Pengadilan Tinggi (PT). Maksudnya, tak ada lagi alasan bagi DPD Partai Golkar untuk tidak memproses dan mengusulkan pemberhentian.

Kenapa…? berkiblat dari putusan tersebut, aturan (PP) menganjurkan dan menegaskan, apabila dalam jangka waktu 14 hari terhitung sejak terbitnya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hokum tetap Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat belum nenerima usulan pemberhentian anggota DPRD, Gubernur sebagai wakil Pemerintahan Pusat memberhentikan anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar maupun Sekertaris DPD Partai Golkar yang berusaha dimintai tanggapan proses selanjutnya pasca putusan MA, hingga sekarang tak memberikan jawaban.   (cw)